Fakultas Sains dan Teknologi UINSU Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan – SDGs 4 Quality Education
Kabupaten Simalungun – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan akademik, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis fakultas dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui penguatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan agar mampu memberikan layanan pendidikan yang profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Workshop ini diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UINSU, termasuk dosen dari Program Studi Fisika. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme sebagai wadah untuk meningkatkan wawasan, memperkuat kompetensi profesional, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif dalam mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh berbagai materi yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi pendidik, pengembangan pelayanan akademik, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung efektivitas proses pendidikan. Selain itu, workshop juga menjadi sarana untuk berbagi pengalaman, berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi di lingkungan perguruan tinggi, serta merumuskan berbagai strategi dalam meningkatkan mutu layanan kepada mahasiswa dan masyarakat.
Suasana workshop berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga memperkuat sinergi antarprogram studi dan unit kerja di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi. Dengan adanya kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta inovasi dalam proses pembelajaran maupun tata kelola akademik yang mampu menjawab kebutuhan pendidikan tinggi di era transformasi digital. Bagi dosen, kegiatan ini menjadi momentum untuk terus mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan berorientasi pada mahasiswa (student-centered learning). Sementara bagi tenaga kependidikan, workshop ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dalam memberikan pelayanan administrasi yang efektif, responsif, dan berkualitas. Melalui peningkatan kapasitas seluruh sumber daya manusia, Fakultas Sains dan Teknologi UINSU optimis mampu menciptakan lingkungan akademik yang semakin unggul dan kompetitif.
Pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi berharap hasil dari workshop ini dapat diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kompetensi yang diperoleh selama kegiatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat budaya akademik, serta mendukung terciptanya pelayanan pendidikan yang semakin baik bagi mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam membangun sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja di masa depan. Melalui penyelenggaraan Workshop Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Fakultas Sains dan Teknologi UINSU menunjukkan komitmennya untuk terus melakukan pengembangan kualitas institusi secara berkelanjutan. Peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lulusan yang unggul, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan ini juga menjadi implementasi nyata dari Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas). Melalui peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, Fakultas Sains dan Teknologi UINSU terus berupaya menghadirkan sistem pendidikan tinggi yang bermutu, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional, diharapkan kualitas pembelajaran, pelayanan akademik, serta kontribusi institusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat akan semakin meningkat.