Memperkuat Pendidikan Karakter dan Nilai Keislaman, Mahasiswa Fisika Angkatan 2026 Mengikuti Kegiatan Tahfiz dan Tahsin di Aula FST UINSU - SDGs-4: Pendidikan Bermutu; SDGs-16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh
Mahasiswa baru Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Angkatan 2026 mengikuti kegiatan Tahfiz dan Tahsin yang dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026, bertempat di Aula Fakultas Sains dan Teknologi UINSU. Kegiatan ini menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pengembangan kemampuan keislaman mahasiswa sekaligus memperkuat pembentukan karakter di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan Tahfiz dan Tahsin
merupakan bentuk pembinaan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk
meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, memperbaiki pelafalan dan penerapan
tajwid, serta mengembangkan hafalan ayat-ayat Al-Qur’an. Melalui kegiatan ini,
mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya
berkaitan dengan aspek akademik, tetapi juga mendukung pertumbuhan spiritual
dan pembentukan akhlak yang baik.
Bagi mahasiswa baru Program Studi Fisika Angkatan 2026, kegiatan ini menjadi bagian dari proses adaptasi dan pengenalan kehidupan akademik di lingkungan UINSU. Masa awal perkuliahan tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenal mata kuliah, dosen, dan lingkungan kampus, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kebiasaan positif yang dapat mendukung keberhasilan mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Pelaksanaan kegiatan Tahfiz dan
Tahsin memiliki keterkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan
Bermutu. Pendidikan bermutu tidak hanya berorientasi pada penguasaan
ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mencakup pengembangan karakter,
nilai moral, serta kemampuan peserta didik untuk menjalani kehidupan secara
bertanggung jawab. Dalam konteks pendidikan tinggi berbasis keislaman,
pembinaan Al-Qur’an menjadi salah satu upaya untuk membentuk mahasiswa yang
memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kematangan spiritual.
Sebagai mahasiswa Fisika, peserta didik dituntut untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, sistematis, dan analitis dalam memahami berbagai fenomena alam. Namun, kemampuan akademik tersebut perlu berjalan seiring dengan sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan Tahfiz dan Tahsin diharapkan dapat menjadi bekal dalam membentuk pribadi mahasiswa yang berintegritas, baik dalam kegiatan perkuliahan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain mendukung pendidikan
bermutu, kegiatan ini juga dapat dikaitkan dengan SDG 16 tentang
Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, terutama melalui
penguatan nilai-nilai karakter, etika, dan kehidupan yang harmonis.
Pembelajaran Al-Qur’an dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan sikap saling
menghormati, kesabaran, kepedulian, serta tanggung jawab sosial. Nilai-nilai
tersebut penting dalam membangun lingkungan akademik yang kondusif, inklusif,
dan menjunjung tinggi akhlak dalam interaksi antarmahasiswa maupun dengan
seluruh sivitas akademika.
Kegiatan Tahfiz dan Tahsin juga
menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun kebersamaan. Melalui proses
belajar yang dilakukan secara bersama-sama, mahasiswa dapat saling mendukung,
berbagi pengalaman, dan meningkatkan motivasi dalam mempelajari Al-Qur’an.
Interaksi tersebut diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan serta
menciptakan hubungan yang positif antarmahasiswa baru Program Studi Fisika.
Pembinaan keislaman seperti ini
memiliki peran penting dalam mendukung visi pendidikan UINSU yang
mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman. Bagi Program
Studi Fisika, integrasi tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk lulusan
yang tidak hanya memiliki kompetensi di bidang Sains dan Teknologi, tetapi juga
mampu menjunjung tinggi nilai moral, etika akademik, dan tanggung jawab sosial.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, membangun kebiasaan belajar yang positif, serta menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan akademik. Pembelajaran yang dilakukan secara berkelanjutan juga diharapkan dapat membantu mahasiswa mengembangkan kedisiplinan, ketekunan, dan kesungguhan dalam mencapai tujuan pendidikan.
Program Studi Fisika FST UINSU berharap kegiatan Tahfiz dan Tahsin dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi mahasiswa Angkatan 2026. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian aktivitas mahasiswa baru, tetapi juga menjadi awal dari terbentuknya generasi Fisika yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kuat dalam karakter, serta memiliki komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Menguatkan Alam Semesta,
Membangun Peradaban.